Films pour enfants

Investigasi jalanan

Menjelajahi dunia6-11 tahun

Kegiatan edukasi seputar film pendek The perfect magic

Akhir kegiatan yang diharapkan

Berlatihlah, dengan bantuan guru, beberapa momen proses investigasi: menanya, mengamati, pengalaman, mendeskripsikan, menalar, menyimpulkan.

Pahami bahwa suatu ruang terorganisir.

Identifikasi lanskap: lanskap perkotaan dan ruang publik.

The perfect magic

The perfect magic © Taipei National University of the Arts

JudulThe perfect magic

TemaPenampilan, Komunikasi

Genre dan kata kunciNarasi, pesulap, sihir, jalanan, penonton, pelarian, pengucilan, perbedaan, toleransi, kesendirian, tarian

Usia (untuk film)3-11 tahun

Durasi05 min 11 s

SutradaraWan-Jung Hsiao

MusikMing-Yi Chen

ProduksiTaipei National University of the Arts (Taiwan, 2014)

Kegiatan pendidikan

Melakukan survei tentang kehidupan di ruang perkotaan.

Apa yang kita lihat di jalan? Apa yang menjadi terlalu dangkal untuk dipedulikan? Siapa yang tinggal dan bekerja di jalanan? Apa standar perilaku di wilayah tertentu, dalam pengertian geografis? Kegiatan ini mengusulkan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut dari survei etno-geografis: mendeskripsikan dan mengukur aktor dan kegiatan berdasarkan upaya menarik perhatian orang yang lewat (orang yang meminta perhatian juga bisa sedang bepergian, namun orang yang lewat adalah mereka yang menggunakan jalan hanya sebagai tempat transit).

Lokasi belajar idealnya terletak dekat dengan sekolah agar akrab bagi anak-anak dan memungkinkan dilakukannya pembelajaran berulang. Guru tentunya juga harus memilih lokasi yang kondusif untuk kegiatan tersebut (jalan yang sibuk dengan trotoar lebar, tetapi juga: alun-alun, alun-alun, taman umum). Jumlah sesi dan lamanya disesuaikan dengan volume observasi yang diharapkan, yang harus diantisipasi oleh guru melalui pengenalan terlebih dahulu.

Selama sesi observasi, anak-anak yang ditempatkan dalam kelompok kecil mengamati dan melihat orang-orang yang mencari perhatian. Mereka mencatat terjadinya permintaan, bentuknya (kata, ucapan, gerak tubuh atau sikap, tanda), sikap orang yang lewat, keberhasilan atau kegagalan, durasi hubungan yang tercipta, emosi yang diungkapkan oleh pemohon dan orang yang lewat, dll. Penemuan kriteria kualitatif merupakan bagian penting dari penelitian yang sama pentingnya dengan ukuran kuantitatif.

Pada tahap sintesis kedua, kelompok siswa menyusun observasinya dan hasilnya dikonsolidasikan untuk seluruh kelas, dalam bentuk daftar dan tabel statistik sederhana (total, proporsi, rata-rata), grafik atau peta bertanda.

Hasilnya kemudian dapat dijadikan bahan pameran kecil-kecilan (apalagi jika proyek tersebut dilaksanakan oleh beberapa kelas).

Referensi

Untuk memikirkan ruang sehari-hari yang tidak kita lihat:

  • Sebuah studi sosiologis yang ditujukan untuk para tunawisma: Pascale Pichon, Hidup di jalanan - Sosiologi para tunawisma (Presses Universitaires de Saint-Étienne, 2010).
  • Sebuah “novel” investigasi di mana penulis-ahli geografi menceritakan penjelajahannya terhadap lima puluh zona putih di peta IGN Paris no. 2314 PL: Philippe Vasset, Buku putih - Cerita dengan peta (Fayard, 2007).

Lembar kegiatan ditulis oleh: Bruno Pellier

Pasar bunga di Madeleine, Paris, Eugène Galien-Laloue, 1941. CCO
Sungai Seine, Paris, Eugène Galien-Laloue, 1941. CCO
Gereja Saint-Médard rue Mouffetard, Paris, Eugène Galien-Laloue, 1941. CCO