Idenya luar biasa dan pementasannya sempurna. Kami tidak pernah bosan menonton!
Memikirkan pentingnya penampilan.
Memahami cerita dan tema, mengekspresikan perasaan dan mengembangkan pemikiran kritis.
1Siapa tokoh utamanya? Bagaimana Anda mendeskripsikannya?
Dia seorang viking yang terlihat tangguh dan sama sekali tidak nyaman.
2Di mana dia dan apa yang dia lakukan di sana?
Dia ada di sebuah kedai dan datang untuk memesan minuman.
3Ketika dia dilayani, dia tampak tidak bahagia. Menurut Anda mengapa dia tampak tidak bahagia?
Kami merasa dia mungkin menginginkan minuman yang lebih banyak, dalam gelas besar misalnya.
4Pada akhirnya, mengapa dia tidak bahagia?
Dia marah karena dia menginginkan payung hiasan kecil di gelasnya.
5Bagaimana dunia suara film tersebut bertolak belakang dengan gelas kecil yang disuguhkan kepada Viking?
Kebisingan latar belakang di kedai benar-benar mengingatkan kita pada suasana pedesaan, tanpa keributan dan jauh dari dunia bar koktail yang lebih terkemuka...
6Apa pesan moral dari cerita pendek ini?
Jangan terkecoh dengan penampilan, pria bertubuh besar dan berpenampilan kasar pun bisa memperhatikan detail kecil yang rapi seperti dekorasi elegan pada gelas cocktail-nya.
7Fabel manakah karya Jean de la Fontaine yang menggambarkan gagasan ini dengan baik?
"Tidak ada gunanya berlari; Anda harus berangkat tepat waktu. Kelinci dan Kura-kura adalah buktinya. » Kelinci dan Kura-kura, Jean de la Fontaine (1668)
Dibuat dengan dukungan Kementerian Pendidikan Nasional dan CNC.
Menonton film bersama keluarga, kegiatan pendidikan bersama orang tua di rumah dan dengan guru di kelas.