Sebuah film pendek animasi 2D yang sangat indah.
Ide yang puitis dan ilustrasi yang indah membuat anak-anak ingin menggambar.
Merasa tidak puas selamanya, seorang wanita tua tidak dapat menghentikan perjalanannya di belakang sebuah batu raksasa. Ketika tekadnya tumbuh, teman seperjalanannya menjadi kelelahan.
Memahami cerita dan tema, mengekspresikan perasaan dan mengembangkan pemikiran kritis.
1Menurut Anda, bagaimana dan dengan apa film ini dibuat? Pernahkah Anda melihat film yang mirip seperti itu?
Ini adalah film yang dibuat dalam “stop-motion”, bingkai demi bingkai dengan pemodelan tanah liat; itu mengingatkan kita pada “Wallace and Gromit”, “Chicken Run” atau bahkan “Shaun the Sheep” yang terkenal dari studio Aardman.
2Di awal film, apa yang dilakukan pria yang duduk di bangku cadangan?
Dia makan dan mulai memberi makan seekor merpati. Dia tidak terlalu baik padanya dan melempar makanannya dengan sedikit keji.
3Kemudian sikapnya berubah seiring kedatangan merpati lain; apakah kamu mengerti alasannya?
Karena banyaknya merpati membuatnya takut, dia mulai merasa tertekan...
4Apa yang dikeluarkan pria dari sakunya saat memberi isyarat?
Sebuah koin.
5Pada akhirnya, apa yang membuat merpati tertarik?
Oleh uang.
6Apakah Anda mengenali alat musik yang digunakan dalam film tersebut?
Sebuah akordeon.
7Bisakah Anda menyebutkan hewan lain yang mungkin membuat Anda takut dalam jumlah besar?
Kita bisa membayangkan fenomena yang sama terjadi pada semut; seekor semut kecil sangat lucu tetapi ratusan semut bisa jadi menakutkan. Serangga, secara umum, dapat menciptakan perasaan ini, begitu pula ikan dan burung.
Dibuat dengan dukungan Kementerian Pendidikan Nasional dan CNC.
Menonton film bersama keluarga, kegiatan pendidikan bersama orang tua di rumah dan dengan guru di kelas.