Cerita lucu sekali bertemakan pesulap yang kehilangan kesabaran hingga membuat anak-anak ingin melakukan trik sulap!
Pahami cerita, tema, ekspresikan kepekaan Anda dan latih pemikiran kritis Anda.
1-Mengapa pesulap yang sukses menjadi tidak populer di tengah pertunjukannya (50-an)?
Mejanya pecah dan penonton kemudian menemukan tipuannya: kelinci tidak keluar dari topinya melainkan dari meja.
2-Apakah pesulap memahami alasan ketidakpopulerannya?
Tidak, dia tidak mengerti bahwa mejanya rusak dan memungkinkan penonton untuk melihat kelinci.
3-Pada awalnya, penonton bertepuk tangan, tapi ketika mereka mengetahui trik pesulap, apa yang mereka lakukan?
Mereka mencemooh.
Mencemooh: Berteriak atau meneriaki seseorang atau sesuatu untuk menunjukkan permusuhan atau ketidaksetujuan.
4-Apa reaksi pesulap itu?
Dia sedih; Dia menangis.
5-Bagaimana reaksi kelinci?
Mereka akan melakukan trik sulap lain untuk menyelamatkan wajah penyihir: kelinci terkenal dipotong menjadi dua!
6-Apakah penyihir itu mengerti?
Tidak, karena dia tidak melihat ke bawah meja; Dia hanya berpikir bahwa trik sulapnya berhasil lagi.
Pekerjaan persiapan untuk kegiatan pendidikan
Setelah menonton film, ajaklah siswa yang ingin memberikan komentar untuk berbicara.
Dimungkinkan untuk mengatur poin-poin yang tercakup di papan ke dalam area yang berbeda, dengan memvalidasi komentar secara kolektif jika perlu dengan menelusuri film dengan cepat.
Kita dapat melengkapi observasi di setiap area dengan beberapa pertanyaan lisan:
- Tampilan grafis
Bagaimana Anda mengenali bahwa Anda sedang menghadiri pertunjukan sulap (tirai, bintang, topi, kostum)?
Dimana kita ditempatkan? Bagaimana emosi pesulap disampaikan kepada kita (terutama melalui mulutnya, juga melalui matanya)? Dan kelinci (mereka tidak terlalu ekspresif, selain telinga yang berdiri ketika tanda jatuh dan senyuman terakhir dari kelinci-pesulap)? Amati framing yang mempersiapkan, melalui pengelolaan di luar kamera dan tepuk tangan, kejutan yang diberikan kepada penonton film pada 1:18.
- Aspek suara
Elemen apa yang diingat siswa (drum roll, reaksi penonton dalam sulih suara)? Mintalah mereka untuk menceritakan peristiwa-peristiwa dalam film tersebut hanya dengan mendengarkan soundtracknya: kami berhasil merekonstruksi seluruh peristiwa tersebut.
- Sihir
Apakah siswa pernah mengikuti pertunjukan sulap? Apakah sihirnya sama dengan sihir yang dimiliki penyihir dalam dongeng? Apakah mereka mengenali dua trik simbolik tersebut (kelinci ditarik dari topinya dan perempuan dipotong menjadi dua)? Apakah ada di antara mereka yang mampu melakukan trik?
- Bercerita
Siapa saja tokohnya dan ada berapa jumlahnya? Apa inti plotnya (kesenjangan antara apa yang dirasakan tokoh utama dan apa yang sebenarnya terjadi)? Perhatikan kontras antara trik pesulap, ekspresif namun berulang-ulang dan tanpa ketertarikan sejak “trik” tersebut dipahami oleh penonton, dan kejutan yang diciptakan oleh kelinci, tidak terlalu ekspresif, namun tampak sangat cerdas. Soroti kesalahpahaman antara pesulap yang mengira dirinya akan mendapat tepuk tangan lagi dan penonton yang hanya melihat ke arah kelinci.
Dengan menonton filmnya lagi, kita dapat secara kolektif membuat daftar berbagai emosi yang diungkapkan oleh pesulap, penonton, dan bahkan kelinci. Siswa dapat berlatih mengidentifikasi ilustrasi emosi tertentu menggunakan lembar Emosi, Perasaan dan Keadaan Pikiran.
Elemen tambahan
- Untuk informasi pribadi Anda (kami tidak mengungkapkan rahasia trik sulap kepada orang lain!),
Video penjelasan trik wanita yang dipotong menjadi dua...
- Album pop-up: Warna emosi oleh Anna Lenas, Éditions Quatre Fleuves, 22p., 2014, ISBN 979-1026400134.
- Film animasi Vice-Versa (Inside Out) oleh Pete Docter, Pixar, 94 menit, 2015.
- Permainan papan perasaan oleh Jean-Louis Roubira dan Vincent Bidault, diterbitkan oleh Act In Games, 2015.
Dibuat dengan dukungan Kementerian Pendidikan Nasional Prancis dan CNC.
Menonton film bersama keluarga, kegiatan pendidikan bersama orang tua di rumah dan dengan guru di kelas.