Sebuah film pendek yang indah tentang persahabatan yang penuh dengan puisi. Menggerakan karakter untuk membuat anak bermimpi.
Film pendek “The Short Story of ...” terpilih untuk festival Takorama 2022 yang diselenggarakan oleh asosiasi Films pour enfants.
1-Apa yang diwakili oleh lubang-lubang kecil di salju di awal film (dari detik ke-10)?
Ini adalah jejak rubah, yang akan kita temukan nanti.
2-Siapakah dua tokoh utama dalam film tersebut?
Dua karakter utamanya adalah rubah dan tikus.
3-Mengapa rubah mengejar tikus?
Awal film menunjukkan bahwa rubah ingin memakan tikus.
4-Apa yang dilakukan tikus untuk melarikan diri dari rubah?
Tikus memanjat pohon, berlindung di samping dua burung hantu yang sedang tidur dan berpura-pura tidur.
5-Apa keputusan rubah untuk dilakukan?
Rubah meraih dahan dengan taringnya untuk membengkokkannya dan membuat tikus meluncur.
6-Lalu apa yang terjadi?
Kedua burung hantu itu bangun dan terbang menjauh.
Rubah melepaskan dahan untuk menangkap tikus, yang kemudian terlempar ke udara. Tikus itu mendarat di danau yang membeku.
Rubah mengejar tikus namun beratnya menyebabkan permukaan danau retak dan keduanya terjatuh ke dalam air.
Guru dapat menjeda film pendek pada saat ini (3 menit) dan meminta anak-anak membayangkan kelanjutannya: apa yang terjadi jika rubah dan tikus jatuh ke dalam air?
7-Apa jadinya jika rubah dan tikus jatuh ke dalam air?
Mula-mula rubah naik ke permukaan, namun ia menyadari bahwa tikus tidak naik dan malah sebaliknya terus tenggelam. Rubah kemudian memutuskan untuk menyelamatkan tikus tersebut dan mengeluarkannya dari air.
8-Apakah rubah berhasil keluar dari air dengan sendirinya?
Tikus ingin membantu rubah tetapi tampaknya sulit.
Pada saat yang sama, kedua burung hantu tersebut mencoba menangkap tikus tersebut tetapi gagal dan menjatuhkan sepetak es dengan beratnya, menciptakan pintu keluar yang cukup lebar bagi rubah.
9-Bagaimana akhir filmnya?
Rubah dan tikus akan menjadi sahabat terbaik di dunia.
Film diakhiri dengan adegan sandiwara di antara mereka.
Setelah menonton, anak-anak akan dapat mendengarkan soundtrack tanpa gambar dan bersenang-senang mengidentifikasi adegan utama film menggunakan suara. Anak-anak mungkin akan mendengar kecepatan musik yang mengiringi perlombaan, kelambatannya dan nada-nada yang dimainkan saat rubah sendirian, suara angin, derak salju, suara teredam di lanskap musim dingin...
Ekstensi dan referensi
1- Persahabatan antar hewan yang luar biasa dan mustahil
- Gambarlah persahabatan antara dua binatang.
Persahabatan yang tidak terduga terkadang terbentuk antara hewan-hewan tertentu: anjing dan kucing, jerapah dan burung unta, harimau dan beruang. Sekarang giliran Anda untuk membayangkan dan menggambar dua binatang yang persahabatannya biasanya tidak pasti.
2- Empati pada hewan
- Debat/tanggapan terbuka.
Hewan juga bisa saling membantu dan ikut merasakan penderitaan sesamanya.
Ini adalah kesempatan untuk berbicara dengan anak-anak tentang kasih sayang dan perasaan empati terhadap hewan.
3- Ekspresi emosi
- Identifikasi emosi.
Identifikasi emosi dan perasaan dalam film yang memanusiakan hewan, penampilannya, posturnya, dll.
4- Burung hantu dan burung hantu
1-Apa perbedaan antara burung hantu dan burung hantu?
Bukan, burung hantu tersebut bukanlah burung hantu betina. Keduanya termasuk dalam keluarga raptor, namun merupakan dua hewan yang berbeda. Satu-satunya perbedaan adalah burung hantu memiliki dua jumbai kecil, yang disebut jumbai, di bagian atas kepalanya, yang tidak dimiliki burung hantu.
2-Jelaskan burung hantu.
Burung hantu memiliki kepala bulat besar, cakar kuat, dan mata bulat besar. Mereka mempunyai kemampuan memutar kepala 270° dan memiliki paruh bengkok, cocok untuk memotong mangsanya.
3-Mengapa di awal film kedua burung hantu itu tidur di siang hari bolong?
Burung hantu adalah hewan nokturnal: mereka hidup di malam hari dan tidur di siang hari.
4-Apa yang dimakan burung hantu?
Burung hantu adalah predator karnivora dan memakan serangga besar dan hewan pengerat kecil (tikus, tikus, tupai, dll.). Burung hantu bertanduk besar menangkap dan memakan sigung, ular, katak, burung, kelelawar, dan bahkan ikan.
Kegiatan pendidikan ditawarkan oleh Christophe dan Olivier Defaye, dengan nasehat Anne-Marie Filho.